Jamie Vardy terus bermain meski merasa cidera tiap minggunya

4-jamie-vardy-leicester

Penyerang Leicester pemecah rekor Jamie Vardy mengatakan dia “menderita cidera tiap minggu” tetapi tidak mau sekali pun melewatkan pertandingan.

Pemain 28 tahun ini menderita masalah pinggang ketika mencetak gol pembuka dalam hasil imbang 1-1 Leicester menghadapi Manchester United hari Sabtu lalu.

Dalam pertandingan itu dia menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam 11 pertandingan Liga Primer secara beruntun – memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Ruud van Nistelrooy.

Vardy sekarang punya kesempatan menyamai rekor 83 tahun dari Jimmy Dunne yang berhasil mencetak gol dalam 12 pertandingan berturut-turut ketika the Foxes menjamu Swansea hari Sabtu ini.

Vardy sebetulnya diragukan tampil dalam pertandingan ini setelah menderita cidera kaki kiri saat menghadapi United.

Akan tetapi, dia bersikeras merasa cukup fit untuk memulai pertandingan di Liberty Stadium.

“Saya pikir sudah jadi rahasia umum bahwa saya cidera setiap minggunya,” ungkap pemain internasional Inggris ini.

“Tetapi saya tidak pernah mau melewatkan pertandingan. Saya ingin bermain sebanyak mungkin sebisa saya dan membantu tim.”

Vardy tengah menikmati musim yang sangat menanjak beberapa musim terakhir. Di minggu terakhir bulan November empat tahun lalu dia bermain bagi Fleetwood Town menghadapi Gateshead di ajang Blue Square Bet Conference, beberapa kasta lebih rendah dari Liga Primer.

“Saya juga cidera hari itu,” canda Vardy. “Saya menderita cidera kaki, jadi ini ulangan yang sempurna. Itulah ceritanyal. Saya tahu saya akan sering mendapat cidera.

“Ini cara saya main dan, jika saya harus melewatinya, maka itu yang akan saya lakukan.

“Saya menderita sedikit cidera di kaki saya [menghadapi United], tetapi saya mengompresnya dengan es dan saya yakin akan baik-baik saja minggu depan nanti.”

Vardy pindah dari Fleetwood ke Leicester dengan bandrol sekitar 1 juta ponds, rekor non-liga yang terjadi di tahun 2012. Kesuksesan tersebut telah memunculkan anggapan bahwa banyak klub lain yang sekarang mulai mencari bakat-bakat muda dari klub non-liga.

Alexis Sanchez seperti singa yang berburu

4-alexis-sanchez

Arsene Wenger membandingkan gaya bermain eksplosif Alexis Sanchez dengan teknik berburu singa.

Penyerang Arsenal ini mengakhiri delapan pertandingan tanpa satu pun gol dengan dua gol ke gawang Dinamo Zagreb hari Selasa lalu untuk membantu menjaga harapan timnya di ajang Liga Champions.

Sanchez lagi-lagi bermain 90 menit menghadapi Dinamo meski menimbulkan ketakutan, dan Wenger akan memeriksa cidera ringan hamstring dari bintang Cile ini sebelum memutuskan untuk menurunkannya atau tidak dalam laga melawan Norwich di Super Sunday nanti.

Tetapi manajer Arsenal ini terus-terusan dia terkejut dengan “ketahanan luar biasa” dan kemampuan Sanchez untuk pulih dengan cepat.

“Ketika dia melakukan sesuatu, dia melakukannya 100 persen,” ungkap Wenger, yang berikutnya membandingkan pemainnya dengan pemain Leicester yang tengah naik daun Jamie Vardy.

“Jadi dia selesai dan anda menyangka, ‘Dia mati sekarang.’ Tapi kemudian dia pulih dan memberikan 100 persen lagi, jadi anda selalu melihat tanda kelelahan, tetapi itu bukan masalah karena dua hari kemudian dia baik-baik saja.

“Gaya bermainnya sangat eksplosif dan sebuah gaya yang sangat berkomitmen. Vardy kurang lebih sama. Mereka memberi yang terbaik ketika bermain. Mereka seperti singa, dia harus menangkap binatang dari jarak 200 meter pertama. Jika dia tidak sampai, setelahnya dia mati. Mereka seperti pembunuh. Ketika mereka pergi, mereka membunuh dan setelahnya mereka harus berhenti.”

Sanchez sempat bermain di sepak bola papan atas di Cile di masa remajanya, dan Wenger yakin gaya bermain yang dulu dimilikinya adalah salah satu alasan dari kekuatan dan ketahanan yang dia miliki saat ini.

“Daya tahan tubuhnya luar biasa,” ungkap bos Arsenal ini. “Yang luar biasa lainnya adalah dia pergi ke Amerika Selatan, dia kembali hari Kamis malam dan hari Sabtu dia bisa bermain tanpa masalah, meski dia sedikit jet leg. Dia seharusnya bisa jadi pemain tenis yang sempurna dengan fisik seperti itu.

“Mereka bukanlah pemain yang mengenyam pendidikan akadamis tradisional seperti yang kami berikan kepada pemain usia 15 atau 16 tahun. Mereka menjalani latihan fisik setiap hari. Mereka lebih seperti pemain jalanan.”

Eden Hazard tidak punya masalah dengan Jose Mourinho

4-eden-hazard-chelsea

Penyerang Chelsea Eden Hazard menyanggah pendapat jika dia punya hubungan bermasalah dengan manajernya Jose Mourinho.

Dan pemain internasional Belgia ini memberi petunjuk jika dia berniat bertahan di Stamford Bridge untuk beberapa tahun ke depan.

Pemain 24 tahun ini berhasil memenangkan gelar individu setelah musim 2014/15 yang luar biasa, di mana dia membantu Chelsea mencapai gelar Liga Primer dan Capital One Cup.

Akan tetapi, dia kesulitan menjiplak penampilannya musim ini dan the Blues juga menjalani musim yang buruk, baru mengklaim kemenangan keempat di Liga setelah mengalahkan Norwich 1-0 hari Sabtu lalu.

Diberitakan jika hubungan Hazard dengan Mourinho memburuk dan bahkan dia siap ditransfer ke Real Madrid.

Tapi, ketika ditanya apakah ada masalah dengan manajernya, Hazard mengatakan: “Say amendengar banyak hal tentang itu [berita tersebut] tapi tidak, semuanya baik-baik saja dengan dia.

“Saya tidak punya masalah dengannya, dia manajer terbia. Dia manajer terbaik untuk Chelsea dan kami harap kami bisa memenangkan banyak trofi bersama.

“Mungkin tidak musim ini karena akan sangat sulit, tapi musim depan dan seterusnya.”

Hazard dihantui oleh kesulitannya di awal musim ini, menambahkan: “Saya tidak memulai musim dengan baik.

“Saya berusaha mencari tahu kenapa, tapi tidak tahu.

“Terkadang anda hanya tidak tahu, tapi anda harus terus maju. Saya melakukan yang terbaik di latihan, dan di atas lapangan ketika saya main.

“Saya harap saya bisa terus membaik dan berusaha membantu tim memenangkan pertandingan.”

Hazard bermain seperti tahun lalu saat menghadapi Norwich, ketika dia dimainkan sebagai playmaker, ketimbang di posisi biasanya sebagai sayap kiri.

Dia mengatakan jika dia berbicara kepada Mourinho terkait kemungkinan memainkan peran nomer 10 sebelum perjalanan Chelsea di Piala Liga berakhir di Stoke, ketika dia gagal mencetak gol penalti penting dalam drama adu penalti.

“Saya berkata kepadanya: ‘Mungkin kita harus berusaha mengubah sesuatu. Apa saya bisa bermain di nomer 10?’ Dan kami mencobanya,” ungkap Hazard.

“Saya bermain baik di Stoke dan menghadapi Norwich, posisinya sama.

“Saya hanya ingin ada di atas lapangan dan, jika bermain nomer 10 atau di sisi lapangan, bukan masalah.”

Pengajuan Jerman 2006 ‘melewati batas’ – Franz Beckenbauer

4-franz-beckenbauer

Legenda sepak bola Jerman Franz Beckenbauer mengakui jika pengajuan yang dilakukan oleh panitia yang dipimpin oleh dirinya untuk Piala Dunia 2006 “melewati batas” untuk mencapai keputusan final.

Dalam wawancara telivisi pertamanya sejak majalah Der Spiegel melayangkan tuduhan suap dalam pemilihan pertengahan Oktober lalu, Beckenbauer mengatakan: “Batasan apa?” ketika ditanyakan jika pelanggaran telah dilakukan.

“Tidak ada komisi etika, kami tidak bisa menghubungi anggota komite eksekutif FIFA secara langsung. Kami selalu melewati batas. Itu beda kasus,” ungkap Beckenbauer di Jerman.

Di tengah skandal adalah pembayaran yang nyaris mencapai 5 juta ponds, yang dituduh digunakan untuk membeli hak suara dari keempat anggota komite eksekutif FIFA di tahun 2000 – beberapa hari sebelum Jerman berhasil memenangkan hak suara dengan tipis untuk final Piala Dunia 2006.

Akan tetapi, Beckenbauer bersikeras uang itu ditujukan “hanya untuk mendapatkan hadiah sebesar 250 juta euro” dari FIFA.

Hari Selasa lalu, pria 70 tahun ini diharuskan berbicara kepada firma hukum yang ditugaskan oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) untuk mengaudit proses pengajuan PIala Dunia 2006.

Beckenbauer jadi pusat skandal tersebut sejak DFB mengaku keberadaan draf persetujuan, ditandatangani oleh dirinya, yang menawarkan pertandingan persahabatan menghadapi Jerman yang menguntungkan, tetapi bukan dalam bentuk uang.

Draf itu juga dibuat dengan mantan presiden CONCACAF Jack Warner – yang mendapatkan larangan berkegiatan sepak bola seumur hidup oleh FIFA – tapi masih belum jelas apakah persetujuan itu pernah digunakan atau tidak.

Tetapi pria Jerman ini bersikeras “tidak ada dokumen Warner-Beckenbauer, tapi kesepakatan antara DFB dan CONCACAF.”

Tapi Beckenbauer mengakui tanggal kesepakatan tersebut – lima hari sebelum Jerman dihadiahi Piala Dunia pada tahun 2000 lalu – merupakan masalah penting.

“Satu-satunya hal yang mengganggu saya adalah tanggal 2 Juli. Kami bisa bilang jika itu dikaitkan dengan korupsi,” akunya, sementara dia juga menambahnkan: “JIka terdapat suap atau usaha korupsi, saya tentu tidak akan mengatakan apa pun.”

Dia mengulai komentar yang dibuat pada harian Sueddeutsche Zeitung pekan lalu ketika mengaku menandatangani sejumlah dokumen terkait pengajuan Piala Dunia 2006 tanpa membacanya terlebih dahulu.

“Ketika saya percaya kepada seseorang, saya tanda tangan, tanpa membacanya,” ungkapnya. “Saya sadar betul.”